Assalamualaikum, mas.
Kamis romantis. Apa kabar hari ini, mas? Sudah sampai berapa juz tadarusnya?
Kamu calon imamku kelak, aku tak menuntutmu memberikan nafkah materi berlimpah. Mas, mampu mengimami sholatku dengan sempurna, membenarkan tajwidku jika aku salah melafalkannya. Itu sebabnya aku selalu menanyakan tentang ibadahmu.
Bukan harta yang utama kuharap darimu, mas.
Aku tak tergiur dengan ratusan juta kekayaanmu serta ketampananmu. Jika kamu tak bisa membaca Alquran dan sholatmu kau nomer sekiankan. Lebih baik …
Maaf ya jika aku seperti ini. Semua ini kulakukan bukan semata~mata mencari kesenangan dunia.
Oh iya, mas. Mention aku dalam doamu ya. Jangan pernah mention aku di sosial mediamu. Apalah artinya mention aku di sosial media tapi tak pernah mention dalam doamu, mas.
Salam,
Dariku yang mencintaimu karena Allah
Adikmu yang manis.
Taipei, 2016 Juni 24

Tidak ada komentar:
Posting Komentar