Maaf ya selarut ini aku menyapamu. Rindu ini tak dapat kubendung. Rasanya sudah lama aku tak berkirim surat padamu.
Tapi aku percaya engkau sedang sibuk menata diri. Aku pun tak ingin sering~sering mengganggumu.
Walau sebenarnya rinduku tak kenal waktu dan tak bertepi aku berusaha menepisnya agar tak menggangu imanku.
Mas, kamu tetap rajin belajar, kan? Tetap sholat berjamaah, kan? Dan aku yakin kamu tak mau merokok. Karena kau tahu, adikmu ini tak suka bau rokok.
Aku yakin engkau bakal mampu membimbingku dengan segala gaya kepemimpinanmu, mas.
Salam
Yang mencintaimu karena Allah
adikmu yang manis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar