Laman

Senin, 04 Juli 2016

Surat Untuk Mas Dari Adik [7]

Assalamualaikum, mas.
Apa kabar?


Tak terasa ya tinggal beberapa hari lagi ramadhan berlalu dari kita.
Oya, target apa yang sudah mas capai di bulan penuh rahmat ini? Sudah hapal berapa juz? Sudah khatam Al-Quran berapa kali ramadhan tahun ini?

Mas, rasanya sudah lama aku tak menyapamu entah karena apa? Seolah tak ada waktu untuk sekedar menyapamu. Mungkin aku tak mau mengganggu kebahagiaanmu bersama keluarga besarmu menjelang idul fitri, menikmati buka dan saur dengan menu yang disiapkan oleh ibumu.

Mas, sekedar cerita.
Sudah selama kurang lebih 20 tahun ramadhan dan idul fitri aku sendiri.
Malam ini aku tak bisa menahan rinduku. Rindu entah kepada siapa? Lama kutumpuk rindu kian sesak rasa di dada. Yang jelas rindu kepada alm. orang tuaku.
Mungkin rindu padamu juga bercampur menjadi satu di dalamnya.

Meski merindukanmu itu tak dilarang dan sah~sah saja. Aku berusaha sebisa mungkin menepisnya, aku takut Allah cemburu dengan rasa rindu ini. Aku takut mendapat murkaNya.

Semoga kita dipertemukan dan disatukan pada saat yang tepat dan di tempat yang terhormat, Aamiin ya Rabbal 'alamiin.

Salam,
Dariku yang mencintaimu karena Allah
Adikmu yang manis.

Taipei, 04 Juli 2016

Tidak ada komentar: