Laman

Jumat, 27 September 2013

12 Purnama

Kamu pun sedang sibuk
menata juga merapihkan awan kehidupan
agar pelangi tak terputus
bulan bintang tak jemu
temani do’a menggenangi telaga cita-cita

Pada tiap kabut menyelimuti rinduku
laksana cahaya kilat
dirimu hadir membalut indahnya
altar-altar pujangga cinta

Bersama puisi asmara
yang selalu kurangkai dalam prosa
pada lembaran dedaunan hari-hariku
melepaskan simpul yang kian jelas pembatas

Biarkan saja!
Lupakan…lupakanlah,
Aku tak mampu lakukan itu
Birunya langit tak kan jemu berawan
walau kisah ini diam terbiar
percayakan tuhan yang akan memasangkan radar

#12-09-2013

Tidak ada komentar: